Senin, 17 Desember 2012
SUBHANALLAH...Inilah Skenario Akhir Zaman
SUBHANALLAH...Inilah Skenario
Akhir Zaman
_Pertanyaan
dan Jawabannya_
Menurut
hadits shahih, masa akhir zaman ini terbagi menjadi lima. Pertama, masa
kenabian, saat Rasulullah masih hidup. Kedua, masa Khulafaur Rasyidin, mulai
Abubakar, Umar, Usman, dan Ali. Ketiga, masa raja-raja menggigit (maalikan
'adhan), yaitu masa setelah wafatnya Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu eAnhu
sampai runtuhnya Daulah Khilafah Utsmaniyah (1924). Keempat, masa maalikan
jabariyan (penguasa diktator). Kelima, masa kembalinya sistem khilafah.
Saat
ini kita hidup di masa yang mana?
Sekarang
masa penguasa diktator, dan sedang hot-hot-nya. Ummat Islam sedang kalah.
Tetapi itu memang sudah sunatullah, bahwa ada kalanya menang, ada kalanya
kalah. Kita pun harus optimis, akan tiba waktunya ummat Islam memperoleh
kemenangan.
Kelak
penguasa diktator itu bisa dikalahkan kaum Muslimin?
Begitulah
menurut hadits. Kita akan berperang melawan Yahudi, dan Yahudi akan hancur.
Yahudi akan diburu sampai manapun, sampai-sampai pohon dan batu pun bicara, "Hai
kaum Muslimin, di belakangku ada Yahudi yang bersembunyi!" Kecuali pohon
gharqad (semacam kaktus) yang merupakan pohon Yahudi. Jangan heran, sekarang
pohon gharqad itu banyak ditanam oleh orang-orang Israel, untuk berlindung dari
serangan kaum Muslimin.
Yang
dimaksud Yahudi itu khusus di Israel atau juga termasuk di Amerika Serikat
(AS)?
Yang
pasti Yahudi Israel. Kalaupun kemudian Yahudi-Amerika pindah ke Israel, wallahu
alam. Dan Yahudi yang pindah ke Israel itu berarti menyatakan diri sebagai musuh
ummat Islam.
Dalam
sebuah hadits diriwayatkan, sebelum akhir zaman tiba, kaum Muslimin akan
berdamai dengan Bangsa Rum. Siapa yang dimaksud Rum itu? Saya cenderung
menafsirkan Bangsa Rum adalah Eropa. Alasannya bersifat historis. Ummat Islam
atau Bangsa Arab diapit oleh dua peradaban besar, yaitu peradaban Barat
(Romawi) dan Timur (Persia). Peradaban Barat dipengaruhi oleh tadisi-tradisi
ahli kitab (Yahudi maupun Nasrani). Timur dipengaruhi oleh kemusyrikan dan
paganisme. Memang, sekarang ada perluasan akibat globalisasi. Pengertian Timur
tidak lagi hanya Persia, tetapi juga China, India, dan lainnya. Mereka
kategorinya bukan ahli kitab tetapi disebut al-Adyaan al-Ardhiyah atau
agama-agama bumi yang banyak sekali dan didominasi paganisme.
Apakah
sekarang perdamaian itu sudah berlangsung?
Sekarang
sedang berjalan, meski semu. Kenapa? Karena yang kini memimpin dunia bukan
amiirul mu'miniin. Pemimpinnya adalah kalangan Rum, yang mengandalkan tradisi
yang campur aduk dengan kebatilan sehingga muncul kezhaliman dan ketidakadilan.
Jadi, perdamaian yang sekarang terjadi lebih tepat diartikan sebagai
"kesepakatan untuk tidak berperang". Ini terjadi sejak berakhirnya
penjajahan resmi oleh Bangsa Rum terhadap negeri-negeri kaum Muslimin.
Tampaknya
ada kontradiksi. Kaum Muslimin berdamai dengan Bangsa Rum, tetapi saat ini Rum
justru dekat dengan musuh abadi ummat Islam yaitu Yahudi? Bukan dekat, tetapi
pengertian tentang Bangsa Rum sendiri memang sudah campur aduk. Ada Nasrani dan
Yahudi-nya sehingga sering disebut Judeo-Christian civilization (peradaban
Yahudi-Nasrani).
Ada
pula hadits yang menyatakan, di akhir zaman, Iraq akan diboikot oleh Bangsa
Rum. Itukah yang terjadi saat ini?
Ya,
sudah dan sedang berjalan.
Apa
yang akan terjadi setelah itu?
Kalau
mau dirangkai secara kronologis, cukup sulit ya. Tetapi di antara tanda-tanda
menjelang batas akhir tanda kecil adalah mengeringnya sungai Eufrat dan
ditemukannya gunung emas di bawah sungai itu. Nanti akan berduyun-duyun pasukan
dari berbagai bangsa untuk memperebutkan emas itu. Setiap seratus manusia
datang, 99 di antaranya tewas karena berebut emas. Dan Rasulullah Saw melarang
kaum Muslimin ikut dalam perebutan itu.
Apakah
itu berupa serangan AS dan sekutu nya terhadap Iraq, seperti yang terjadi beberapa
saat lalu?
Kalau
itu berebut minyak atau emas hitam. Jadi kelak akan ditemukan emas dalam arti
yang sebenarnya, bukan emas hitam? Saya meyakini itu memang emas yang
sebenarnya. Isyarat Nabi tidak cuma bersifat maknawi tapi juga hakiki. Seperti
isyarat akan munculnya Imam Mahdi, saya yakin itu bukan kiasan. Sosok Imam
Mahdi memang ada. Begitu juga hadits tentang Dajjal. Dajjal adalah oknum atau
person. Saat ini oknum Dajjal belum muncul, meskipun sistem dajjal sudah bisa
kita rasakan.
Apa
sistem dajjal itu?
Sistem
dajjal adalah sistem kepalsuan, seperti yang berlaku sekarang ini. Orang
menyebutnya sebagai The New World Order (Tata Dunia Baru), meskipun
kenyataannya malah tidak ada tatanan. Yang disebut pejuang hak asasi manusia
justru mereka yang sebenarnya teroris. Sedangkan mereka yang dituduh teroris
justru sebenarnya orang yang mulia di mata Allah Swt.
Apakah
yang Anda maksud dengan sistem dajjal itu adalah tatanan kehidupan yang kini
dikomandani oleh AS?
Ya.
Itu tercermin dalam lembaran uang satu dollar AS. Bagian depan uang itu
bergambar Presiden AS pertama George Washington, bagian belakang bergambar
piramid yang terpotong. Letak gambar piramid ada di belakang, sebagai isyarat
bahwa di belakang AS itu ada kekuatan lain. Di atas piramid ada segitiga
bergambar mata satu. Di atasnya ada tulisan annuit coeptis (semoga dia senang
dengan proyek ini). "Dia" yang dimaksud adalah si Mata Satu. Di
bawahnya ada tulisan novus ordo seclorum (tatanan dunia baru). Artinya, ummat
seluruh dunia diharapkan masuk dalam proyek tatanan dunia baru dan menerima
kepemimpinan si Mata Satu. Orang yang familier dengan hadits-hadits Rasulullah
akan paham bahwa yang dimaksud si Mata Satu adalah Dajjal.
Kapan
sosok Dajjal akan muncul?
Dajjal
sudah ada sejak zaman Rasulullah Saw. Hal ini dijelaskan dalam se buah hadits
shahih yang panjang, diriwayatkan oleh Muslim dari Fathimah binti Qais. Ada
seorang pengembara Nasrani yang terdampar di sebuah pantai, ia turun dari
kapalnya kemudian bertemu dengan binatang aneh. Binatang itu mengantarkannya ke
sebuah biara.
Di
biara ada seorang lelaki yang terpasung. Si terpasung langsung bertanya,
"Apakah sungai Tiberia sudah mengering? Apakah sudah muncul seorang lelaki
yang bernama Muhammad yang disebut sebagai Nabi akhir zaman? Apakah lelaki itu
sudah diusir oleh penduduk di negerinya sendiri?" Pengembara Nasrani itu
penasaran, kemudian dia menelusuri Jazirah Arab untuk mencari lelaki yang
dimaksud. Dia pun bertemu Muhammad Saw. Dia bertanya kepada Nabi, "Siapa
orang yang dipasung itu?"
Nabi
kemudian menyatakan bahwa lelaki itu adalah Dajjal. Namun Dajjal tidak akan
muncul sebelum Imam Mahdi keluar.
Kapan
Imam Mahdi keluar?
Menurut
Rasulullah Saw, salah satu tandanya adalah meninggal atau terbunuhnya seorang
khali fah. Namun kekhalifahan sekarang kan sudah tidak ada. Menurut saya,
khalifah yang dimaksud itu adalah seorang pemimpin negeri Muslim yang sangat
nyata. Amin Muhammad Jamaluddin, penulis buku "Umur Ummat Islam" asal
Mesir, menafsirkannya sebagai pemimpin Kerajaan Arab Saudi. Kalau memang betul
itu, berarti sudah dekat.
Anda
setuju dengan pendapat itu?
Tidak
setuju sepenuhnya. Saya look and see aja. Tetapi saya yakin bahwa hadits yang
menyatakan wafatnya khalifah itu memang benar. Menurut hadits itu, kelak
Al-Mahdi akan muncul lalu dibaiat oleh sekelompok pemuda di Ka'bah. Penguasa
semenanjung Arab akan langsung mengirim pasukan untuk menangkap para pemuda
itu. Tetapi pasukan itu akan dibenamkan ke dalam bumi oleh Allah Swt, kecuali
dua orang saja.
Keduanya
sengaja diselamatkan agar bisa menceritakan kepada publik bahwa teman-teman
mereka telah tenggelam ke dalam bumi. Begitu kabar ini tersiar, semua Mu'min
yang paham hadits-hadits shahih tentang munculnya Al-Mahdi akan sadar bahwa
Imam Mahdi telah muncul. Mereka akan berbondong-bondong untuk berbaiat.
Bagaimana
jika dihubungkan dengan umur ummat Islam?
Menurut
Muhammad Amin Jamaluddin, ketika dia menafsirkan beberapa hadits mengenai umur
ummat Yahudi, Kristen, ummat Islam, diisyaratkan umur ummat Islam itu 1500
tahun. Sekarang sudah 1424 Hijriah, jadi tinggal 76 tahun lagi. Itu belum
dipotong waktu perjuangan Muhammad ketika di Makkah, yang memakan waktu 13
tahun. Jadi umur ummat Islam tinggal kira-kira 63 tahun.
Nah,
kalau masa kekhalifahan di akhir zaman --yang menurut hadits akan berlangsung
40 tahun-- terjadi pada masa damai, maka huru-hara besar itu akan terjadi dalam
kurun waktu kurang dari 23 tahun ke depan ini. Kemunculan khilafah akan
didahului oleh terjadinya huru-hara, dimana kaum Muslimin berada di bawah
komando Imam Mahdi.
Kemunculan
Imam Mahdi juga akan ditandai dengan munculnya bintang berekor atau komet.
Menurut yang saya dengar dari para astronom, komet akan muncul tahun 2022. Jadi
kalau pada saat itu muncul Imam Mahdi, sebuah perhitungan yang sangat mungkin.
Bisa jadi kemunculan Imam Mahdi justru akan lebih cepat daripada itu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar